
RIAUMAG13—-Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Hermansyah, mengungkapkan sederet kriteria yang harus dipenuhi oleh calon juru taktik anyar skuad Garuda. Ia juga menilai peluang sederet juru taktik asing yang tampil mengesankan di BRI Super League.
Belakangan ini, dua nama pelatih asing tengah mendapatkan atensi khusus berkat prestasi menterengnya di BRI Super League. Keduanya ialah Bojan Hodak (Persib Bandung) serta Fabio Lefundes (Borneo FC) yang memiliki reputasi mentereng di Indonesia.
Bojan Hodak, misalnya, berhasil mengantarkan Maung Bandung menjuarai kompetisi secara back-to-back pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Sementara itu, Fabio Lefundes sukses membawa Pesut Etam tampil istimewa pada musim 2025/2026 ini.
Di bawah asuhan juru taktik asal Brasil itu, Borneo FC berhasil melewati 10 pertandingan dengan kemenangan. Capaian inilah yang membawa tim asal Samarinda tersebut merajai klasemen sementara BRI Super League dengan 30 poin dari 10 laga.
Kiper yang nyaris meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 1986 itu menyebut, calon juru taktik skuad Merah Putih harus memiliki pengalaman yang cukup melatih tim nasional, terutama di negara kawasan Asia.
Dia juga meminta PSSI untuk lebih cermat dalam menyeleksi para kandidat. Sebab, calon nakhoda Timnas Indonesia harus memiliki pengalaman yang baik, termasuk juga mempertimbangkan prestasi dan kecocokannya dengan skuad Garuda.
“Calon pelatih Timnas Indonesia harus mengetahui secara persis bagaimana menangani tim nasional, terutama di Asia. Karena, kalau pelatih di klub itu pendekatannya sangat berbeda dengan di Timnas,” kata dia.
“Bisa jadi ketika di klub bagus, tetapi ketika menangani tim nasional berbeda lagi hasilnya. Kriteria pelatih ini resume-nya harus bagus, dari segi prestasi, karakter pelatihnya, dan kecocokan dengan pemain-pemain kita,” lanjutnya.





















