
RIAUMAG13—-Uzbekistan. Pencapaian di U-20, U-23, hingga level senior menjadi perhatian Sumardji.
“Menurut saya ini, menurut saya kok bagus. Kenapa bagus? Karena saya lihat ini dari U-19 kok dia bisa prestasi ya. Sampai dengan U-23, sampai kemarin kalau tidak salah senior ya? Ini ketertarikan pribadi saya loh ya,” tutur Sumardji.
“Makanya saya tertarik. Dengan tertarik itu saya mencoba nomor teleponnya berapa,” terangnya.
Cari Tahu
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,425,20,0)/kly-media-production/medias/5409611/original/098251100_1762862876-20251111BL_Latihan_Perdana_Timnas_Indonesia_U-22_untuk_SEA_Games_2025_15.jpg)
Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji saat memantau latihan perdana menjelang SEA Games 2025 di Stadion Madya, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Komunikasi antara keduanya sudah berlangsung sejak lama. Sumardji menyebut dirinya beberapa kali melakukan panggilan telepon hingga pertemuan virtual dengan Kapadze.
“Makanya saya beberapa kali telepon, video call, pernah juga Zoom sama Timur. Jadi artinya saya membangun komunikasi ini, komunikasi teman ya, bicara sepak bola, yang senang dengan sepak bola,” ucap Sumardji.
Kapadze disebut turut memberikan kesannya mengenai Indonesia. Dia menilai masyarakat Indonesia sangat menggemari sepak bola.
“Yang kedua, dia menyampaikan kepada saya, ‘Pak Mardji saya senang, orang Indonesia itu hobi sepak bola semua’,” ungkap Sumardji.
“Jadi ya itulah, cuma gitu-gitu saja. Tidak ada keseriusan. Saya pun juga tidak bicara lain-lain, karena cuma saya nanya, saya ‘Kenapa sih kok kamu kok bisa prestasi? Caramu bagaimana?’ kan saya di BTN wajib tahu dong, supaya saya dapat ilmu,” tuturnya.
Tidak Perlu Diperpanjang
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,425,20,0)/kly-media-production/medias/4533622/original/020217700_1691671395-20230810BL_Latihan_Perdana_Timnas_Indonesia_U-23_23.jpg)
Kepala Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji memberikan keterangan di depan wartawan saat latihan perdana Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 di Lapangan A, Senayan, Jakarta, Kamis (10/08/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Ketika ditanya mengenai kemungkinan bertemu dengan Kapadze yang pada beberapa waktu lalu tiba di Indonesia, Sumardji memastikan komunikasi sudah terjalin.
“Sebelum teman-teman menyampaikan itu, saya sudah komunikasi dulu kok. Sebelum datang saya sudah komunikasi juga kok. Sekarang ada di mana saya juga komunikasi kok itu ya,” ucap Sumardji.
Sejumlah pihak menganggap Kapadze layak untuk melatih Timnas Indonesia berdasarkan sepak terjangnya yang mentereng dengan Uzbekistan.
Saat ini, PSSI memfinalisasi lima calon pelatih Timnas Indonesia dengan melakukan wawancara di Eropa. Keadaan itu membuat Kapadze diragukan masuk daftar kandidat nakhoda tim berjulukan Garuda itu.
“Saya kira tidak perlu kita perpanjang berkaitan dengan itu. Kembali lagi bahwa kita tunggu saja nanti hasil daripada teman-teman semuanya. Mungkin tidak lama lagi nanti seperti apa update-nya. Saya kira ini hal yang baik. Terima kasih,” ujar Sumardji.































