
RIAUMAG13—-Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, mengawali debut pada Australian Open 2025 dengan kemenangan.
Menghadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng (Taiwan) di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia, Raymond/Nikolaus menang dengan skor 21-18, 25-23.
“Puji Tuhan hari ini bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik walaupun tadi masih ada yang belum sesuai dengan saat latihan, masih ada bola-bola yang seharusnya tidak mati jadi mati sendiri,” kata Raymond dalam siaran resmi PBSI.
“Kami berharap kami bisa mengeluarkan seluruh kemampuan di sini dan mengambil banyak pengalaman.”
Skor imbang mengawali gim pertama dengan skor 2-2. Raymond/Joaquin lalu menjauh setelah mencetak rentetan angka menjadi 7-2.
Ganda Indonesia tampil solid dan cukup kuat dalam adu pukulan drive. Keunggulan mereka bertahan hingga skor 10-6. Pasangan Taiwan sempat membalas dua angka setelah melepaskan serangan bertubi-tubi.
Situasi berubah setelah lawan melakukan kesalahan dalam pengembalian. Raymond/Joaquin lalu unggul pada interval.
Selepas jeda interval pasangan Indonesia menambah dua poin lagi untuk memperlebar selisih angka menjadi 13-9.
Permainan bola-bola di depan net dari pasangan Taiwan menyamakan skor lagi setelah Raymond melakukan kesalahan.
Ganda Taiwan berbalik memimpin pada skor 15-14, tetapi Raymond/Joaquin memberikan respons cepat untuk dua poin krusial.
Adu serangan yang terjadi setelahnya kembali menghasilkan poin untuk wakil Indonesia setelah smes keras lawan menabrak net. Skor berubah menjadi 17-15. Lawan masih mengancam dengan skor yang tetap rapat hingga 19-18.
Pukulan backhand dari pemain Taiwan yang melebar menghasilkan game point untuk pasangan Indonesia.
Servis apik Joaquin dengan bola tinggi gagal dikembalikan lawan sehingga menyangkut di net. Gim pembuka berhasil diakhiri.
Raymond/Joaquin memimpin lagi dengan selisih tipis dengan skor 3-1 hingga 8-6 pada gim kedua. Tetapi, situasi berbalik ketika lawan unggul dua angka pada interval.
Selepas jeda, Raymond/Joaquin kembali lebih solid dengan berhasil menyamakan skor pada 12-12. Duel terus berlangsung ketat setelah itu. Kedua pasangan saling berbalas serangan hingga skor seimbang di 18-18.
Smes menyilang dari Raymond dikira keluar tetapi masuk, pasangan Indonesia butuh dua poin lagi untuk mengunci kemenangan.
Selangkah lagi, pukulan keras menyilang dari Joaquin mencetak match point dengan skor 20-18. Apes, mereka kecolongan dua poin hingga terjadi set point.
Raymond/Joaquin kembali mendapatkan match point dua kali hingga 22-21, tetapi gagal dan justru lawan sempat berbalik unggul pada 23-22. Untungnya, Raymond/Joaquin mendapatkan tiga poin beruntun yang diperlukan.
Pertandingan berakhir dengan pengembalian lawan yang tersangkut di net.






























