
RIAUMAG13—- Adalah Choong Hon Jian/Muhammad Haikal yang sukses mengalahkan wakil Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, pada babak pertama Australian Open 2025.
Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan adalah salah satu dari tiga pasangan Taiwan yang bersaing dengan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri untuk slot Finals di Australian Open 2025.
Lee/Yang tersungkur dalam dua gim langsung dengan skor 10-21, 13-21 dalam laga yang digelar di Sydney Olympic Park, Sydney, Australia, Selasa (18/11/2025).
Choong Hon Jian/Muhammad Haikal sebenarnya terlambat panas hingga tertinggal pada skor 5-7 pada awal laga.
Lee/Yang yang merupakan ganda putra teratas Taiwan tampil impresif dengan bola-bola cepat dan solid dalam beradu pukulan drive.
Namun, Choong/Haikal mampu membalikkan keadaan dengan unggul tiga poin saat interval gim pertama.
Selepas jeda, ganda putra Taiwan dipaksa hanya bisa menambah dua poin saja.
Ganda putra anak didik pelatih Herry Iman Pierngadi itu melesat unggul 10 poin untuk mencetak game point.
Choong/Haikal sendiri didampingi asisten Herry IP yang juga berasal dari Indonesia yaitu Muhammad Miftakh.
Kembali ke pertandingan, pengembalian menyilang lawan yang jauh melebar menghasilkan poin kemenangan untuk ganda Malaysia.
Ganda Taiwan mencoba lebih agresif dan akhirnya berhasil unggul tipis satu angka pada 8-7 setelah selalu tertinggal.
Namun, Choong/Haikal dengan mudah mampu mengejar untuk berbalik unggul dua angka pada interval gim kedua.
Selepas jeda, pasangan Malaysia itu makin di atas angin hingga mencetak match point dengan skor 20-12.
Ganda Taiwan hanya bisa membalas satu poin lagi. Poin kemenangan Choong/Haikal justru didapat karena kesalahan lawan sendiri.
Hasil tersebut membuat satu saingan Fajar/Fikri tersingkir dari persaingan untuk lolos ke BWF World Tour Finals 2025.
Fajar/Fikri tidak mungkin mengungguli poin Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan kalau sang rival lolos sampai babak semifinal di Australian Open 2025.
Fajar/Fikri masih memiliki dua saingan lainnya dari Taiwan yaitu Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin dan Lee Fang Chih/Lee Fang Jen.
Salah satu dari keduanya harus tersingkir sebelum semifinal.
Fajar/Fikri juga harus berjuang di jalur mereka sendiri untuk lolos. Sang juara China Open minimal harus lolos sampai final di Australian Open 2025.
Australian Open 2025 menjadi turnamen terakhir yang menawarkan poin dalam persaingan Race to Finals 2025.
Di ganda putra Indonesia baru memiliki Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang sudah menggaransi penampilan di BWF World Tour Finals.






























