
ieter Huistra membawa Borneo FC memuncaki klasemen akhir Liga 1 2023/24, tetapi tidak dinobatkan sebagai juara.
Borneo FC patut menyesali trofi Liga 1 2023/24 yang hilang.
Disebut hilang lantaran Pesut Etam sebenarnya layak disebut sebagai juara kompetisi musim tersebut.
Tim asuhan Pieter Huistra menguasai klasemen akhir Liga 1 2023/24 dengan 70 poin, unggul jauh dari Persib Bandung di peringkat dua.
Namun mengapa yang diingat dari musim tersebut adalah Persib Bandung sebagai juara?
Jawabannya adalah babak championship yang penuh mudarat, diikuti empat tim teratas Liga 1 musim tersebut.
PSSI kemudian menghapuskan babak tersebut dan format liga berlangsung seperti sedia kala sejak musim 2024/25 hingga sekarang.
Mantan pelatih timnas Indonesia dari Belanda yang membawa Borneo “menjuarai” Liga 1 2023/24 kemudian dipecat pada musim berikutnya akibat hasil buruk.
Nasib membawa Huistra melatih PSS Sleman pada akhir musim 2024/25, untuk kemudian Elang Jawa berakhir turun kasta.
Kini, meneer asal Belanda itu menjadi direktur teknik PSS di Championship 2025/26, dengan Ansyari Lubis sebagai pelatih kepala.
Borneo FC mengganti Huistra dengan Joaquin Gomez, tetapi tak diperpanjang kontraknya saat musim lalu berakhir.
Musim ini, Nadeo Argawinata dkk ditangani pelatih asal Brasil yang pernah menangani Madura United dan Persita, Fabio Lefundes.
Di luar dugaan, Lefundes bisa membawa Borneo memecahkan kemenangan terpanjang beruntun dalam sejarah Liga 1.
Klub asal Kalimantan Timur mengamankan puncak klasemen hingga 10 pertandingan Super League 2025/26 dengan sapu bersih 30 poin!
Angka tersebut telah mencapai 43 persen dari perolehan poin Persib Bandung saat menjadi juara musim lalu, padahal musim belum berjalan sepertiga.
Hitungan Footy Rankings, Borneo sudah 80 persen menjadi juara Super League musim ini.
“Selama musim ini saya tidak pernah melihat peringkat,” ujar pelatih Fabio Lefundes.
Yang terpenting pada setiap pertandingan kita bisa mendapatkan kemenangan dan selalu mempertahankan hasil positif tersebut,” tandasnya.
Setelah Huistra dikecewakan babak championship, Lefundes berkesempatan menjadi pelatih Borneo FC yang benar-benar merasakan juara.






















