
RIAUMAG13—-– Hari kedua turnamen akan menjadi panggung bagi sektor tunggal Indonesia pada lanjutan babak 32 besar Kumamoto Masters 2025.
Masing-masing dua pebulu tangkis Indonesia dari tunggal putra dan tunggal putri akan bertanding dalam rangkaian laga di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Rabu (12/11/2025).
Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah menjadi andalan di tunggal putra.
Sementara di tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi adalah amunisi Merah Putih di ajang BWF World Tour Super 500 ini.
Gregoria di atas kertas paling difavoritkan karena berstatus unggulan keempat.
Meski begitu, Kumamoto Masters 2025 menjadi ajang lanjutan bagi peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu dalam upaya bangkit dari penyakit vertigo.
Serangan sakit kepala yang muncul sewaktu-waktu membuat Jorji tidak maksimal dalam pertandingan dan juga saat latihan.
Pada penampilan sebelumnya di Eropa, Gregoria gagal meraih kemenangan satu pun pada Denmark Open 2025 dan French Open 2025.
Sejak ajang bertajuk lengkap Kumamoto Masters Japan ini masuk ke kalender BWF World Tour pada 2023, dia selalu tampil hingga final dengan hasil juara dan kemudian runner-up.
Gregoria akan memulai perjuangan dengan melawan underdog asal Taiwan, Hung Yi Ting.
Adapun Ni Kadek Dhinda memiliki kesempatan untuk mengumpulkan pengalaman sekaligus melanjutkan grafik meningkat dari pekan lalu di Korea Masters 2025.
Dhinda berhasil mencapai sampai babak semifinal pada turnamen yang menjadi panggung pertamanya di ajang World Tour Super 300 ke atas.
Kali ini, Dhinda akan dihadapkan dengan unggulan keenam asal Thailand, Busanan Ongbamrungphan, yang belum pernah dihadapinya.
Sejak ajang bertajuk lengkap Kumamoto Masters Japan ini masuk ke kalender BWF World Tour pada 2023, dia selalu tampil hingga final dengan hasil juara dan kemudian runner-up.
Gregoria akan memulai perjuangan dengan melawan underdog asal Taiwan, Hung Yi Ting.
Adapun Ni Kadek Dhinda memiliki kesempatan untuk mengumpulkan pengalaman sekaligus melanjutkan grafik meningkat dari pekan lalu di Korea Masters 2025.
Dhinda berhasil mencapai sampai babak semifinal pada turnamen yang menjadi panggung pertamanya di ajang World Tour Super 300 ke atas.
Kali ini, Dhinda akan dihadapkan dengan unggulan keenam asal Thailand, Busanan Ongbamrungphan, yang belum pernah dihadapinya.
Beralih ke tunggal putra, Alwi Farhan dalam ambisi meraih hasil lebih setelah mencapai semifinal pada Korea Open 2025 yang levelnya Super 500.
Kesempatan Alwi lebih besar karena akhirnya mendapat status unggulan, tepatnya di urutan kedelapan.
Alwi akan melawan wakil tuan rumah, Takuma Obayashi, yang berperingkat 75 dunia. Keduanya belum pernah saling berhadapan sebelumnya.
Adapun Ubaidillah alias Ubed sedang dalam misi revans ketika bersua pemain Thailand, Panitchaphon Teeratsakul.
Pada pertemuan pertama di Toyota International Challenge 2024, pemain berusia 18 tahun itu kalah dari Teeratsakul dengan skor 8-21, 17-21.






















