Riaumag.com
📖📖📖
Dalam Islam ada sosok pahlawan yang kekuatan nya tak ada yg menandinginya baik saat zaman jahiliyah atau setelah islam. Amru bin Ma’diykarib.
Suatu ketika komandan Sa’ad bin Abi Waqash meminta bantuan kepada amirul mukminin Umar bin Khattab untuk melawan pasukan Persia saat peperangan Yarmuk, maka Surat permintaan itu dibalas oleh sang Khalifah ‘Aku mengirimkan 2000 pasukan’, dan ketika itu yang beliau kirim hanya Amru dan Thulaihah.
Saat peperangan mulai amru merangsek masuk dan mengincar kepala musuh-musuhnya depan,belakang, kanan maupun kiri, sambil berteriak memberi semangat ‘Jadilah kaliah orang-orang Muhajirin Singa-singa yang beringas, musuh-musuh ini, jika tombak mereka sudah jatuh mereka akan putus asa’. Beliau berkata sambil menenteng kepala komandan Persia.
🐴🐴🐴
Saat perang Qadisiyah beliau mengincar Kembali Raja Persia Rustum, sedangkan beliau berada di atas gajah yang sangat besar, lalu amru menerobos pasukan dan berhadapan langsung dengan gajah tersebut, tak ambil lama beliau menebas salah satu kaki gajah yang besar itu dengan sekali tebasan hingga terpotong, dan tersungkurlah gajah dan rustum yang ada diatas nya dan Amru membunuhnya seketika, hingga kaum muslimin menang.
Namun kaki gajah rustum yang terpotong tadi digantung disalah satu gereja, untuk mengingat kekalahan mereka.
Sehingga ketika ada orang yg terkuat dan sombong diantara mereka, beliau ingatkan dengan kaki gajah itu, orang-orang Persia itu selalu menjadikan simbol kekuatan Islam lewat Amru’ bin Ma’diykarib.
Rahimahullah yaa ma’ad wa radhiyallahu ta’ala ‘anhu. Kekuatan nya digunakan hanya untuk membela Islam bukan untuk yang lain hingga ia syahid.
🐎🐎🐎


























